Thursday, May 30, 2013

Kata Khas Dari Medan


Kata Khas Dari Medan- Kekayaan bahasa yang dihasilkan dari keberagaman bahasa memang membuat kita bangga. Kadang kala antar daerah memiliki kata dan arti yang persis sama . Terkadang pula kata yang sama bermakna berbeda tergantung daerah masing-masing. Contoh, kata "ayam" dalam bahasa Batak Karo disebut manok dan Aceh disebut manok juga.

Kali ini saya mau berbagi kata-kata khas dari Medan (juga berlaku untuk beberapa wilayah Sumut lainnya) yang berbeda dengan daerah lainnya (luar Sumut). Semoga Anda bertambah pengetahuannya dan tidak kaget jika sudah menginjakkan kaki di Medan nantinya.

FYI, sebenarnya bahasan ini sudah pernah saya temukan di blog lain dan saya sudah lupa. Saya tidak bermaksud memplagiat melainkan menuangkan kembali apa yang telah saya baca dan melengkapinya dengan bahasa dan konsep sendiri.

#1 Semalam
Pada umumnya pengertian semalam adalah satu malam atau kemarin malam. Namun, di Medan semalam berarti kemarin.

#2 Teh
Teh, sepertinya kita tahu jenis minuman satu ini. Namun, agak berbeda jika Anda berada di Medan, teh berarti air putih, itu pun harus diperjelas lagi dengan menyebut teh putih. Sementara untuk menyebutkan teh pada umumnya Anda harus menyebutkan teh manis.Untuk cari aman, katakan saja air puith.

#3 Motor
Saya yakin ketika menyebut motor maka yang terbayang pada benak Anda adalah kendaraan roda dua. Jangan terkecoh jika berada di Medan, motor berarti mobil. Sementara untuk menyebut sepeda motor/motor adalah kereta. Padahal kereta pada umumnya dikenal sebagai kereta api. Oh ya, satu lagi untuk Pesawat terbang terkadang Anda akan mendengar kata kapal terbang yang berarti pesawat terbang.

#4 Pajak
Pajak. Bayar pajak? Bukan, bukan, kalau di Medan pajak artinya pasar. Sampai-sampai kakak saya tidak tahu arti pajak yang sebenarya, karena pajak sudah dianggap artinya pasar. Pergeseran makna yang cukup jauh ya.

#5 Pasar
Ternyata makna pasar di Medan juga ikut berubah. Pasar berarti aspal/jalanan. Kalau seandainya Anda sempat mengajak orang Medan untuk belanja di pasar, mereka akan bingung.
"Belanja ke pasar yuk!"
Yang terpikirkan adalah aspal/jalanan yang penuh dengan kendaraan. Gunakan kata ini "Belanja ke pajak yuk!", baru mereka akan mengerti.

Tambahan
Bahasa Medan dikenal sebagai bahasa kasar dan nada tinggi. Katanya sih banyak diluar sana orang yang diwanti-wanti kalau bicara dengan orang Medan jangan samapai nyalinya ciut. Kalau kasarnya itu karena menggunakan kata aku dan kau. Dalam bahasa Indonesia kedua kata tersebut terkesan kasar. 

Oke, sepertinya segini saja yang saya tahu. Jika ada kata baru akan coba saya update...


15 comments :

  1. jauh amat bang perbeaanya? buset... pajak itu loh,..beuh

    ReplyDelete
  2. wahahaa..Pas kali Sab....
    "kali" juga"...

    ReplyDelete
  3. kadang bayak kata2 khas Medan yang gak menunjukkan "jogalnya"

    ReplyDelete
  4. Wah asik nih bisa belajar bahasa Medan :D

    Cuma ngakak baca bagian pasar, diajakin belanja mungkib malah dikira mau ngesot2 di aspal kali ya :))

    Nice posting sob, ditunggu yang laennya ^^

    ReplyDelete
  5. ane tinggal di Banjarmasin
    semalam juga sama disini.
    kalau minta teh, bilang teh es, bukan es teh. ntar bingung.
    rumpun bahasa masih sama sih.

    ReplyDelete
  6. Nambahin:
    kadang2 mereka menggunakan "kian" sebagai pengganti "dulu"

    ReplyDelete
  7. kalau baca artikel kayak gini suka senyum2 sendiri soalnya satu barak isinya seluruh indonesia dari aceh sampe papua ada di sini.
    btw bang, kapan2 bahas bolu meranti itu sih, pingin tau lebih jelas lagi, oh ya sama suku yg ada di sumut, kan ada melayu dan batak, nah gimana tuh.. thanks :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. InsyaAllah kapan2 bahas bolu meranti,

      ada melayu, batak, padang,, jawa dan aceh, ya nggak apa semuanya ngumpul, satu lagi tionghoa juga ada di medan

      Delete
  8. klo di Batam Teh malah di bilang Teh Obenk, Bukan teh dimasukin obenk ya
    trus klo di Payakumbuh Pajak itu artinya Warung.
    tiap daerah punya bahasanya masing-masing ya.
    Indonesia jdi lebih kaya :)

    ReplyDelete
  9. bilang air putih ntar nggak dikasih air mentah kan bang? :|

    ReplyDelete
  10. waaaaah, Indonesia emang kaya budaya dan bahasa yaaa..jadi bsok kalau mau ke medan belajar dulu bahasanya. sapa tau bilang motor dikasi mobil, bilang mobil dikasi kereta..waduoooh...@.@

    ReplyDelete
  11. Yang saya masih bingung, oleh-oleh kas medan namanya pinjem dari ambon nih, yaitu Bika Ambon..... gimana sejarahnya yak........

    ReplyDelete
    Replies
    1. pernah baca sejarahnya, tap udah lupa sekarnag ^_^

      Delete
  12. wkwkwkw bener2 beragamnya Indonesiaku.... manok kalo di tempatku untuk burung bro....

    ReplyDelete