Thursday, January 23, 2014

Menunggu Kematian SMS!

Menunggu Kematian SMS! by iba.web.id

Baru sebulan ini saya disibukkan *cie.cie.. dengan penggunaan instan messagging berhubung dengan perangkat yang saya gunakan mendukung untuk itu. Rasanya memang lebih mudah dan hemat. Cukup berlangganan dengan paket data selama sebulan kita sudah bisa dapat banyak fasilitas.

Sebut saja saya menggunakan Blackberry. Dengan Blackberry Messager semuanya terasa lebih gampang. Untuk mengirim pesan, ngga perlu lagi tarif yang mahal. Semua udah tercukupi dengan satu data paket. Coba bandingkan dengan SMS yang tarifnya lebih mahal. Memang operator menyediakan bonus SMS  tapi biasanya  cuma berlaku sesama operator saja. Apalagi dulu sempat ada peraturan untuk operator tentang layanan sms gratisan yang dibatasi.
Menunggu Kematian SMS!
3 aplikasi instant messaging di BB saya


Ngga semua teman saya pakai BBM, dari itu saya pun turut menginstall 2 aplikasi instant messagging,-Whatsapp dan Line. Penyebutan merk ini bukan bagian dari promosi lho. Penggunaan 2 tambahan aplikasi instant messagging bagian dari pe-maksimal-an penggunaan data paket. Kan rugi kalau paket cuma untuk BBM doang.

Guest what? Semuanya jadi murah dan mudah dengan instant messaging. Mau sebanyak apapun mengirim pesan ngga akan khawatir dengan tarif. Kelebihan lainnya, lebih gampang untuk mempromosikan sesuatu. Seperti di BBM, kita bisa mengirim boradcast ke semua kontak dengan hanya sekali sentuh saja *emang iya? Untuk berkomunikasi pun bisa dilakukan dengan banyak orang, semisal bikin grup chat.

Bagaimana dengan nasib SMS?
Dulu bisa dibilang kalau ini adalah layanan pesan text yang paling populer,-iya, emang ada yang lain? NGGAK!

Berita yang saya kutip dari Republika (http://bit.ly/1f7x27o), kira-kira begini.
"SMS menjadi pendapatan utama bagi operator. Bila tahun 2010 trafik SMS mencapai 8,7 triliun, pada 2015 diperkirakan akan  menjadi 5 triliun SMS."

Pendapatan dari layanan SMS menurun. Ngga mustahil suatu saat nanti SMS hilang dari peredaran. Orang beralih ke samrtphone dan nyaman menggunakan koneksi internet yang terhubung dengan aplikasi instant messaging.

Bahkan sekarang udah bisa ngirim suara, -sekalian telponan. MMS juga dikabarkan sedang sekarat. Jasa pengiriman gambar bentuk MMS ini mulai ditinggalkan. Kemunculan instant messaging benar-benar menyingkirkan mereka.

Bisa sih dibilang kalau SMS itu udah ngga zamannya lagi. Bahkan ketika social media mulai merebak,-facebook dan twitter, masyarakat banyak yang beralih berkomunikasi lewat kedua media sosial tersebut. Termasuk  saya sendiri yang sering memanfaatkan inbox facebook untuk berkomunikasi dan twitter lewat mention-mention-nan.

Kita tunggu saja kematian SMS dan sahabatnya si MMS.

22 comments :

  1. heeehe,,,,,
    dengan perkembangn zaman,,,
    teknologi makin canggih,,,,
    sedikit demi sedikit orang beralih dan memilih serta menggunakan yang baru,,,,,,,

    ReplyDelete
  2. Bisa jadi SMS ditinggalkan, karna kedeannya orang2 bakal mudah menemukan wifi dimana-mana, kayak di luar negeri.

    Atau, alasan kedua, karna ndak mau pihak instant messaging yg megang database kita.. :P

    ReplyDelete
  3. padahal jaman dulu sms adalah pemasukan terbesar dari operator ... suatu saat akan tinggal kenangan

    ReplyDelete
  4. kayanya gk bakalan mati itu sms mas bro, Radio juga yang udah ada gantinya kaya tv masih mampu bertahan ko

    ReplyDelete
  5. Kita tunggu aja ke depan nya kayak apa, bisa jadi SMS masih bisa bertahan di antara pesaingnya yg di bandrol gratis :)

    ReplyDelete
  6. wah saya juga sob, mangkn lama mangkin jarang smsan

    ReplyDelete
  7. ya mas awal jahat banget deh. .
    mentang2 aku gak punya gadget atau smartphone. .:(
    ntar gue gimana dong kalau mau kirim sms???

    ReplyDelete
  8. setuju banget, karena keenakan pakai bbm dan aplikasi instant messenger lainnya saya jadi kaku sama istilah SMSan :p

    ReplyDelete
  9. saya masih setia dg sms-an kok mas... :)

    ReplyDelete
  10. sekarang ini memang serba canggih ya mas, bisa smsan chating, video call dll :)

    ReplyDelete
  11. kapan-kapan bisa bikin grup blogger via bbm

    ReplyDelete
  12. saya juga udah jarang pake sms sob, paling banyak via BBM :)

    ReplyDelete
  13. well, ane rasa dalam 3 tahun kedepan masih ada pengguna sms bro, kebanyakan dari desa dan pinggiran yg belum dpt jaringan bts. selain itu sms masih dipake kalau jringan internet 3g lagi sibuk dan pending. utk sementara matinya diperkotaan dulu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang masih ada kok. cuma penggunanya akan semakin berkurang nantinya

      Delete
  14. ngejudge banget ya postingannya,,mentang2 smartphone udh berjamur.

    ReplyDelete
  15. Waah,, berarti saya masih sedikit ketinggalan nih..
    Belum punya instant messaging!! Hehehe.. ^_^

    ReplyDelete
  16. duch kayaknya harus beli bb nih hahah,,, :D tapi kalau untuk sms, menurut saya enggak akan cepat mati, kalau mms sih kayaknya iyah... :D

    ReplyDelete
  17. kalau aku sih masih rajin pake sms, hehehe :D

    ReplyDelete
  18. Mungkin bisa jadi seperti itu.. mengingat banyak aplikasi yg semakin berkembang

    ReplyDelete
  19. Sms akan tetap ada sampai semua operator tidak lagi berminat pada SMS. Diakui memang SMS menurun terus, tapi SMS akan menjadi alternatif sarana komunikasi bagi orang menengah kebawah yang notabene tidak menggunakan smartphone :)

    ReplyDelete
  20. iya neh makin banyak chat aplikasi jadi makin mudah berhubungan dengan orang lain tapi ada sisi negatifnya juga. karena terlalu asik berhubungan lewat jaringan internet kita malah lupa sama orang di sekitar kita

    ReplyDelete