Tuesday, January 28, 2014

Modernitas Dan Kemegahan Digital Library Universitas Negeri Medan


Modernitas Digital Library Universitas Negeri Medan

Modernitas Digital Library Universitas Negeri Medan

Saya tinggal di jalan Pancing, yang orang Medan pasti tahu. Untuk ke Unimed (Universitas Negeri Medan) dekat, naik angkot ongkos 2 ribu sekitar 10 menit. Jadi, hari sabtu tanggal 25 Januari 2014, saya bersama 3 orang teman kos lainnya (Andika, Irsan, dan Irul ) berangkat ke TKP.

teman-teman kos


Ngga ada tujuan tertentu. Cuma mau berkunjung karena penasaran. Kalau dilihat dari luar, gedungnya memang megah. Apalagi embel-embel 'digital' membuatnya terkesan canggih.

Pertama kali masuk, disambut dengan miniatur Digital Library 4 lantai ini.


Untuk sampai ke lobi perpustakaannya bisa bebas masuk, tapi kalau ke ruang perputakaan harus punya kartu identitas. Tentunya, mahasiswa/i unimed yang bisa masuk. Irul mahasiswa unimed, sedangkan Andika adalah mantan mahasiswa unimed. Kalau saya dan Irsan ngga ada hubungannya dengan unimed. Jadi, kami harus buat kartu identitas dulu. Bermodalkan KTP dan uang Rp 10.500, maka kartu sudah selesai dan bisa memasuki perpustakaan ini.

Mau bikin kartu identitas langsung pakai foto ditempat lho.
jadi  model dulu ^_^
Nah, tas harus ditinggal dan disimpan di loker. Gratis untuk member perpustakaan. Sistemnya juga canggih, menggunakan barcode.
loker gratis

pakai sistem barcode

Untuk masuk ke perpustakaannya harus menggunakan kartu member. Scan barcode untuk bisa melewati gate-nya. Disini tersedia lift dan ruang diskusi. Ini penampakan bagian dalam perpustakaan. Karena ini gedung baru, maka buku-bukunya masih kurang.




Tersedia fasilitas tempat duduk. Ada kursi biasa, sampai ke sofa segala. Di setiap tempat duduk ada stop kontak untuk charging.
tempat duduk 



Disetiap lantainya ada tersedia 3 buah komputer. Kemarin saya coba, yang muncul adalah ucapan selamat datang di Universitas Negeri Medan yang difungsikan sebagai search engine buku.


Saya sempat bertanya-tanya dengan embel-embel "digital" setelah mengunjungi perpustakaan ini. Isinya buku berupa hardcopy semua. Saya kira, saya akan menemukan buku-buku digital yang bisa diakses lewat layar semacam tablet. Mungkin ini perpustakaan terkeren di Medan.

18 comments :

  1. walaupun gak ada buku digital-nya tapi perpusnya cukup canggih ya..

    ReplyDelete
  2. kalo dibandingkan sama perpus yang lama emang dia udah digital. mungkin lagi masa transisi. mulai dari locker sampai ruang bacanya udah digital kok.

    untuk masalah buku masih hardcopy, karena untuk sidang, mahasiswa masih butuh buku untuk ditunjukkan ke para "hakim"

    sistem searching book by computer itu emang udah diterapin sejak perpus lama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ndik bener, memang sistemnya udah termasuk digital, keculai bukunya masih hardcopy

      Delete
  3. wah keren banget nih perpus, jadi penasaran pengen nyoba perpus kaya gini hehe

    ReplyDelete
  4. Waww, bener2 canggih.. Baru diliat sudah nyaman, belum di kunjungi.. Pasti lebih dari nyaman, gak mau pulang2 hehehe :)

    ReplyDelete
  5. keren ya pustakanya,,,,cuma khusus mahasiswa/i UNM aj ya????

    ReplyDelete
  6. dilihat dari penampakan depanny asaja sangatlah wajar jika dalemannya juga g kalah bagus, luar dalam sama2 bagus, keren

    ReplyDelete
  7. Wahh,,, masa bisa sekeren itu yahh?? padahal aku dulunya penghuni tetap perpus itu di masa akhir-akhir kuliah,, sampe sempet sampe malem di terasnya barengan yang lain cuma buat ngerjain tugas,,

    ReplyDelete
  8. keren mas,,, makin maju aja,,,
    dan moga bsa bekembang ke depannya

    ReplyDelete
  9. aku memang bukan alumni UNIMED tapi sejak penyusunan skripsi setahun yang lalu aku banyak mencari referensi di perpus ini tepatnya perpus yang lama. Kalau perpus yang ini kan masih baru dan terakhir aku ke sana juga belum ada dan pegawai serta dosen di sana ramah-ramah, lagi pula kalau penggunaan komputer untuk searching buku udah dari dulu sih :)

    ReplyDelete
  10. wah bener-bener megah dan mewah mas. Pasti pada betah tuh para mahasiswa nya :)

    ReplyDelete
  11. terus.. digitalnya itu dimana oom?
    mungkin karena fasilitasnya yang lumayan lengkap kali yaa?

    ReplyDelete
  12. daya tarik dengan kemegahan dan kecanggihan perpustakaan bisa mendorong minat membaca, bisa dicontoh untuk universitas lainnya

    ReplyDelete
  13. keren ya, sudah maju sekali. meski aku lebih suka real book daripada digital, hihihi :)

    ReplyDelete
  14. waaah mantabh kali yaaa......
    canggih....
    di magelang belum ada jee....

    ReplyDelete