Monday, January 13, 2014

Usia 20 Tahunan, Masa Yang Paling Krusial

Usia 20 Tahunan, Masa Yang Paling Krusial by iba.web.id

Memang ngga terasa, sangat ngga terasa sekarang memasuki usia 20 tahunan. Rasanya, baru kemarin masih pakai seragam merah-putih dan berani mandi di sungai tanpa pakaian. Kalau sekarang mandi di sungai tanpa baju itu namanya nekad bin gilak!



Memasuki usia kepala dua...
Sebagian orang menganggap hal ini biasa saja. Sebagian lagi, menganggap umur yang dianggap istimewa adalah 17 tahun,-sweet seventeen. Sebagian lagi mulai ambil sikap dan sadar bahwa umur 20 tahunan adalah titik nadir yang akan menentukan masa depannya.

Usia pertengahan...
Urutannya adalah anak-anak > remaja > dewasa. Sedangkan umur 20 tahunan ngga masuk dalam kategori remaja dan ngga di kategori dewasa juga, tapi diantara keduanya. Pernah merasa (bagi yang udah 20 tahunan), disuatu ketika kamu merasa seorang remaja yang kadang labil, tapi dilain kesempatan kamu adalah sosok yang dewasa ?

Usai 20 tahunan dimana orang-orangnya ngga terlalu labil, tapi ngga dewasa juga :/ . Dibilang mentah ngga, tapi belum juga matang. Letaknya ditengah-tengah. Nah, kalau sudah begini udah sadar belum kalau di usia ini adalah masa yang paling krusial?

Keputusan hari ini, untuk masa depan...
Di usia ini kamu dituntut untuk menjadi seorang decision maker. Yap, kalau di masa remaja, kamu belum terlalu siap untuk membuat keputusan, begitu juga dengan masa dewasa dimana masa itu terlalu telat. Setiap keputusan yang dibuat dan langkah yang diambil akan berdampak terhadap masa depan.

Bagaimana dengan diriku?
Saat ini saya coba membangun mimpi yang diiringi dengan segenap proses untuk meraihnya. Ada beberapa hal yang ingin saya lakukan untuk masa depan.

#Memperdalam Ilmu Agama
Semua orang sadar bahwa ilmu agama itu penting. Namun, bisa kita lihat hanya ada sebagian orang yang ingin melakukannya. Yang saya perhatikan, mereka malu dengan mempelajari agama. Entah, mungkin karena diluarsana stigma negatif telah tercap kuat dalam agama (Islam) atau memang sama sekali tidak perlu ? Kadang yang dijadikan standar masa depan adalah pekerjaan dan harta yang dikumpulkan.

Saya merasa sedih, betapa miskinnya ilmu agama saya. Dengan penuh keyakinan, belum ada kata terlambat. Saya  masih punya waktu untuk terus belajar dengan membaca buku atau cara lainnya. Menjalani hidup tanpa ilmu agama itu ibarat pohon yang tidak berbuah. Ilmu agama akan menguatkan kita dalam segala sendi-sendi kehidupan. Dalam bekerja, bermasyarakat, berdagang, hingga membangun rumah tangga.

#Punya Usaha
Ada beberapa usaha yang terlintas dalam benak saya. Masih terbentur dengan modal, jadi semuanya masih angan-angan belaka. Inginnya sih, jadi net preneur ^_^ . Saya dan abang saya sedang menyusun rencana yang InsyaAllah akan diwujudkan dalam waktu dekat.

#Orangtua
Ini poin yang sangat penting. Apapun yang kita inginkan dimasa depan jangan pernah melupakan orangtua. Apa perlu saya menjelaskan lagi seberapa berharganya mereka yang bangun setiap malam untuk mengganti popok kamu yang basah ketika kecil? Rela ngga tidur semalaman untuk menenangkanmu yang selalu merengek menangis? Yang ikhlas bekerja keras demi makanan dan susu untukmu?

#Nikah Muda
Ini yang bikin saya dilema. Usia saya memang masih 20 tahun lebih 3 bulan. Tetapi, udah mikiri menikah. Lebih cepat, lebih baik. Niatnya, menikah di usia 23, tapi kakak menyarankan ketika saya umur 25. Kita lihat aja gimana nanti ending-nya ^_^.

Jangan main-main lagi diusia 20 tahunan. Tentukan seperti apa masa depanmu saat ini!

18 komentar

click to leave a comment!

January 13, 2014 at 8:35 PM Delete comments

iya soalnya pada usia tersebut, orang akan berpindah dari remaja ke dewasa. Jadi harus bisa menjaga diri dari berbagai hal :)

Reply
avatar
January 13, 2014 at 8:37 PM Delete comments

Semoga mimpinya segera tercapai gan, salam sukses
dan ditunggu kunjungan baliknya ke blogku http://mrnurkholis.blogspot.com/

Reply
avatar
January 13, 2014 at 9:03 PM Delete comments

Punya usaha dulu aja deh mas, baru setelah itu nikah..
Gimana?

Salam..

Reply
avatar
January 13, 2014 at 9:23 PM Delete comments

saya dulu juga inginnya menikah di umur 25 mas...tapi ternyata baru bisa menikah di umur 27 hehe, sebaik2 rencana pasti rencana Allah lebih baik lagi untuk kita ya mas...tapi planning juga perlu buat kita

Reply
avatar
January 13, 2014 at 11:25 PM Delete comments

Waduh, saya masih lama lagi nih menuju kepala duanya. Hahaha

Reply
avatar
January 14, 2014 at 5:49 AM Delete comments

benar sekali aku merasa banyak banget berubah di usia 20 ini, ya lebih memikirkan masa depan gue lah, dan ngga mau lagi buang2 waktu, kayak main game ngga pernah merasa senang lagi gue

Reply
avatar
January 14, 2014 at 8:05 AM Delete comments

Yah saya masih 19 lewat 3 bulan. Belum masuk masa krusial berarti x)

Reply
avatar
January 14, 2014 at 9:23 AM Delete comments

krusial? seperti gol dalam permainan sepak bola saja, memang krusial itu momen yang sulit untuk ditebak :)

Reply
avatar
January 14, 2014 at 9:48 AM Delete comments

hahaha.. kayak gue sekarang, bro. tapi umur itu bakal gue ambil pas bulan april tahun ini. :))

Reply
avatar
January 14, 2014 at 10:31 AM Delete comments

pikiran pas udah masuk kepala dua emang gitu. antara jiwa teenager yang harus sudah memandang masa depan. dan itu... cukup sulit.

Reply
avatar
January 14, 2014 at 10:54 AM Delete comments

saya sekarang 21, tapi bagi saya 20 itu biasa saja karena memang tidak ada hal-hal istimewa di usia itu :D

Reply
avatar
January 14, 2014 at 11:39 AM Delete comments

Usia saya udah hampir 25, dan saya gak punya karya apa-apa. Menyedihkan.

Reply
avatar
January 14, 2014 at 11:46 AM Delete comments

sama Mas ^^
saya dukung supaya Mas Iba mewujudkan menikah muda ^^

Reply
avatar
January 14, 2014 at 2:49 PM Delete comments

ni bro, ane 23 tahunan. di tahun 20an, ane mengembangkan minat dan hobi ane. kalau ente mau perdalam ilmu agama ikut organisasi dakwah kampus aja. kalau ane udah 7 thun di pesantren, so sekarang lebih mengembangkan pemahaman aja.
adapun usaha, saran ane jgn ente jalanin usaha jdi bawahan, usaha yang gak ganggu kuliah supaya bisa fokus keduanya,. kalau ane mah jualan online aja,.
skrg ane udah skripsi, mudahan tahun ini lulus

Reply
avatar
January 14, 2014 at 3:27 PM Delete comments

gw juga sempet ngerasain ke kuatiran yg berlebihan pas mau masuk usia 20 dan sekarang kekuatiran itu dateng lagi tapi di kepala 3 :)

Reply
avatar
January 15, 2014 at 9:03 AM Delete comments

selamat ya udah 20 tahunsaja niih...
waduh waduh udah mikirin nikah, nikah ma sapa...?
mana calonnya..? di review donk kisah cintanya......
:P

Reply
avatar
January 18, 2014 at 12:07 AM Delete comments

menurut saya usia segituan adalah masa - masa penuh kelabilan... nyari nyari jati diri,,, mau jadi apa nih, kira - kira saya bakatnyya apa? kemampuan saya apa sih ? hehe yah itu sih menurut saya, soalnya saya ngerasa jadi manusia labil, ketika berada dalam usia 20 tahunan ;)

Reply
avatar
January 18, 2014 at 9:21 PM Delete comments

Benar mas, sebaik-baiknya rencana, adalah rencana Allah.. walau begitu kita tetap berusaha

Reply
avatar