Wednesday, February 12, 2014

Jangan Cuma Bisa Minum Kopi, Tapi Harus Tau Ini Juga!

Jangan Cuma Bisa Minum Kopi, Tapi Harus Tau Ini Juga! by iba.web.id


Judul-nya cukup memikat kan? Saya jamin ngga nyesel kok baca tulisan ini, karena InsyaAllah pasti bermanfaat bagi kita yang suka kopi, biasa aja sama kopi, ngga terlalu suka sama kopi, maupun yang sama sekali ngga suka sama kopi.

Boleh suka sama bubuk berwarna hitam ini, asalkan jangan terjebak di dunia HITAM
Jadi, hari Sabtu BERDARAH tanggal 8 Feb 2014 lalu, saya dan teman-teman sesat Blogger Medan Community (BMC) di undang oleh Sumatera Wonder Trips (SWT) untuk icip-icip kopi GRATIS di Omerta Koffie at jalan Wahid Hasyim no. 9, Medan.

Kegiatan :

  • Saling kenal antara SWT sebagai panitia dan BMC sebagai tamu, ada juga sih tamu lainnya
  • Pemberian materi oleh empunya Omerta Koffie yaitu Bang Deni
  • Icip-icip 5 jenis kopi Sumatera Utara
ngisi formulir dulu
dapat bingkisan kopi
Basicly, saya memang ngga suka sama kopi. Bukan cuma kopi, termasuk susu dan teh (pakai gula). Ngga suka bukan berarti ngga mau minum sama sekali, ya tetap minum. Akan tetap diminum kalau istri yang buatin *ngayal, belum punya istri.

Jadi, edukasi kopi yang saya hadiri ini tepat sekali untuk tambah pengetahuan dalam dunia per-kopi-an. Mulailah bang Deni bercerita yang saya rangkum menjadi seperti ini...

Dari Jurnalis, beralih ke Pemilik Coffee Shop...
Dulunya bang Deni itu seorang jurnalis. Dengan modal yang ada, beliau mulai merintis toko kopi sederhana di jalan Wahid Hasyim, no 9, Medan. Malahan kata beliau, baru suka kopi 2 tahun belakangan ini.

bang Deni


Di Indonesia Ngga Ada Kopi...
Indonesia baru punya kopi tahun 1700-an. Bibitnya dibawa oleh orang-orang Eropa. Kemudian di Indonesia kopi tumbuh, tapi sayangnya kena penyakit karat daun. Eits, jangan kecewa dulu, akhirnya kopi penyakitan ini menghasilkan karakter rasa dan aroma (*ce ileee) sendiri (Kopi Indonesia). Penyakit karat daun dan komposisi tanah yang subur menghasilkan kopi yang berbeda dari moyangnya. Bahkan, Indonesia sempat jadi pengekspor kopi dengan kualitas terbaik nomor 1 di dunia pada saat itu. Kalau sekarang, urutan ke 3.

Lain Padang, Lain Belalang...
Boleh aja kopi ditanam dari bibit yang sama. Tapi, kalau ditanam diwilayah yang berbeda maka menghasilkan kopi dengan karakter yang berbeda pula. Ada yang ngga cocok kerja di air, ada juga yang didarat *ini apa-an sih? 

Makanya ada istilah kopi Sumatera, kopi Toraja, di Sumatera Utara aja ada banyak jenisnya. Masing-masing punya rasa dan aroma yang berbeda lho. Ini beneran.

Ada Robusta, Ada Pula Arabika
Sering dengar istilah robusta dan arabika? Ya, tapi ngga tau itu nama makanan apa, iya kan? Arabika tumbuh didataran tinggi dan punya karakter rasa asam. Sebaliknya, Robusta hidup di dataran rendah dan punya karakter rasa pahit.

Kopi itu punya 6 kasta (grade)...
Setelah kopi diolah sampai menjadi tinggal bijinya. Maka, kopi dipilah jadi 6 kasta.

  • kasta 1 dan 2 di ekspor
  • kasta 3 dan 4 konsumsi dalam negeri
  • kasta 5 biasanya di hotel-hotel *emang mau nginap ya?
  • kasta 6 dijadikan kopi sachet
Nah, kalau sekarang mulai banyak masyarakat Indonesia yang sadar, 'kenapa sih grade 1 dan 2 nya di ekspor, padahal aku kan mau...' Banyak yang galau karena ini, maka mulailah berjamur kopi shop di Indonesia yang menawarkan kopi kualitas 1 dan 2, termasuk Omerta Koffie.

MENYEDIHKAN, karena rakyat Indonesia suka banget sama kopi sachet. Tahu ngga, kondisi kopi grade 6 itu kayak apa? Bisa dibilang itu 'sampah'-nya biji kopi. Silahkan perhatikan di kemasan kopi sachet, coba cek kadar kopinya,-sekitar 10%-an lah. Terus sisanya apa? Bahan kimia racikan industri. Disayangkan, karena masih banyak rakyat Indonesia yang ngga bisa menikmati kopi 'asli', padahal kita salah satu produsen kopi terbesar di dunia. 

Gula Itu Perusak Cita Rasa
Pada dasarnya teh atau kopi ngga cocok pakai gula karena merusak citarasa alaminya. Sebenarnya kopi itu udah punya rasa manis yang alami. Orang luar negeri juga begitu,-ngga pakai gula. Tapi apadaya, lidah ini ngga sanggup kompromi sama rasa pahit/asam nya kopi, terpaksa ditambah gula deh.

Suhu Tepat...
Suhu air yang tepat untuk membuat kopi adalah 95 C. Memang kedengarannya ribet *barangkali udah mikirin termometer. Yang udah ahli, ngga perlu pakai termometer lagi, hati mereka udah bersatu sama kopi.
cek suhu dulu


Beragam Cara Penyajian
Banyak cara bikin kopi. Masing-masing cara akan menghasilkan rasa dan aroma yang berbeda.

Misal, kalau pakai Moka Pot ini, maka karakter kopi akan keluar seutuhnya. Ini semacam penyulingan yang di ektraksi *istilah apa ini? Hasilnya adalah ekpresso.

pakai moka pot, jadinya ekspresso

Ditubruk adalah cara sederhana yang paling sering dilakukan. Masukin kopi, lalu di tuang air. Eitsss, supaya kopi lebih josss,  gelasnya jangan dipenuhi air langsung, tapi tuangkan air sebatas bubuk kopi, lalu biarkan selama 1/2 menit, baru kemudian dipenuhkan.

Hindari penggunaan sendok logam. Lebih baik gunakan sendok kayu aja. Kalau yang ditubruk, jangan diaduk, cukup bokong gelasnya dihentakkan pelan ke meja kayu saja.

Frech Press,-masukkin kopinya,lalu air setinggi bubuk kopi, lalu biarkan selama 1/2 menit. Kemudian tambah air lagi. Terakhir tinggal di tekan (penekannya terdapat saringan). Ampas kopi akan tinggal dibawah.

Frech Press
Saatnya Icip-Icip
Ada 5 jenis kopi yang akan dicoba. Semuanya berasal dari Sumatera Utara. Hasil dari icip-icip akan dituangkan dalam kuisioner seperti dibawah ini. Yang dinilai aroma, rasa dan over all.

kuisioner
Lima jenis kopi yang kami coba

  • Bubuk 100% Robusta Sidikalang
  • Bubuk Robusta Lintong
  • Roasted Arabica Sidikalang
  • Bubuk 100% Arabica Lintong
  • Bubuk 100% Robusta Pakpak Bharat
Saya ngga suka, tapi coba menikmatinya. Dihirup aromanya, lalu diseruput tanpa gula. Saya berhasil mendeskripsikan aroma dan rasanya lho.

Memang kopi dihidangkan dalam gelas kecil, itupun ngga sampai penuh. Ini semata-mata supaya para tester ngga mabuk. Sejujurnya, di gelas ke 3, saya udah lambai-lambaikan tangan ke kamera, tanda ngga sanggup lagi. DIsetiap gelasnya diselingi dengan kue labu, bakwan dan air putih. Sehingga membantu sampai mencicipi kopi yang ke 5.

Bareng kak Ririn

pose di depan Omerta
Terimakasih untuk Sumatera Wonder Trips yang sudah mengundang saya dan teman dari Blogger Medan Community serta Bang Deni atas materinya. Pengetahuan kami bertambah, apalagi ini GRATIS, hehehe.

19 comments :

  1. mantap ini bro, panjang tapi gak ngebosenin, kamu berhasil menghanyutkanku bro dalam tulisanmu

    ReplyDelete
  2. luar biasa.....
    kopi yang hitam makin mantap...
    :)

    ReplyDelete
  3. wah sepertinya mantap mas kopi sumatera ini. Belum pernah coba saya hehehe :D
    saya sering nya sih minum white koffie hehehe :D

    ReplyDelete
  4. pantesan aja di sini mreka minum kopi alami (tanpa gula)
    jadi tahu tentang kopi mas,,,, saya juga g suka kopi tapi kadang minum juga hahahah

    ReplyDelete
  5. terhadap kopi aku biasa saja, kalau ada ya diminum kalau gak ada yang gak nyari

    ReplyDelete
  6. makin keren nih :) bukan pecinta kopi juga tapi jd penasaran

    ReplyDelete
  7. Wuishh,, lengkap sekali reviewnya.. jadi bakalan cinta kopi nih ceritanya??
    dan tanpa gula, hahahaa

    ReplyDelete
  8. Keren,, sekeren doraemon dan pintu kemana sajanya

    ReplyDelete
  9. Asyik bener nih tulisannya.. ^_^
    Jadi dapet pengetahuan tentang kopi..

    ReplyDelete
  10. selain sharing informasi artikel ini juga membuat ngakak sekaligus miris,.
    knapa y kita selalu kebagian kualitas terendah,pasti kuliatas terbaiknya di ekspor..
    seperti minyak bumi saja..dari kopi sampai hasil pertambangan pasti yang baiknya di ekspor..miris

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngakak ya... selalu saja begitu, kebagian kualitas terburuk untuk konsumsi lokal

      Delete
  11. wihhh ..
    sedih ya kopi yang sachetan faktanya hanya grade 6 :|

    ReplyDelete
  12. iya dengan template yang loadnya ringan jadi betah buat bacanya.. jadi menyedot mata.. tapi sayang koneksi ane kagak bersahabat jadinya gambarnya rusak.. :(

    ReplyDelete
  13. Ternyata kopi hitam juga bisa bikin kecanduan ya mas

    ReplyDelete
  14. wihhh ternyata kopi pun berkasta-kasta yah :(
    srrupuuttt hmm..

    ReplyDelete
  15. Enak ya minum kopi bareng kak Ririn hehe...
    ternyata banyak juga hal2 tentang kopi yg tidak banyak orang tahu

    ReplyDelete