Thursday, February 27, 2014

Ngga Malu Belanja Pakai Uang Koin?


Sekarang ini uang koin mulai ditinggalkan. Karena nilai nominalnya yang kecil kadang dianggap ngga berharga lagi. Sangking kecilnya jika dibandingkan dengan harga-harga barang, banyak yang malu membelanjakannya. Bahkan dibeberapa daerah uang koin divonis ngga laku oleh para pedagang. Sekarang uang koin cuma masuk ke pembayaran toilet atau kotak sumbangan/infak saja.

Memang kita ngga bisa salahkan keadaan ini. Uang koin memang udah ngga update lagi ditengah tingginya inflasi yang menyebabkan harga barang naik.

Saya sendiri juga malu kalau berbelanja pakai uang koin di warung-warung tradisional. Saya lebih memilih belanja di minimarket. Yup, coba aja cek harga barangnya, pasti pakai pecahan uang koin, misal harga Rp 1.700, Rp 5.400,-pokoknya pakai yang ratus-ratuslah. Benar aja, kembalian kita pun benar-benar dikembalikan sejumlah ratus-ratus itu dengan uang koin.

Ini perlu diapresiasi, pasalnya ada juga minimarket yang memberi kembalian berupa permen. Padahal permen bukan alat pembayaran yang sah. Ini termasuk bagian dari pemaksaan dalam membeli permen lho.

Sangking seringnya belanja di minimarket, maka saya mengumpulkan kembalian dalam bentuk uang koin,-biasanya disebut uang receh kalau di Medan, kalau di daerah lain saya ngga tau. Dan hasilnya sebesar Rp 48.400, cukup banyak lho. Ini uang mau diapakan???
uang koin hasil kembalian

Uang koin ada yang pecahan Rp 100, Rp 200, Rp 500, dan Rp 1000. Alahhh, ngga tau diapakan, mungkin bisa dibuat jadi beginian.

dijadikan pola 

iba.web.id

wajah

ubur-ubur

jamur
Kemudian, uang koin ini pun saya paketkan berdasarkan nominalnya. pecahan Rp 1.000 jadi Rp 10.000, uang Rp 500 jadi Rp 5.000, dan seterusnya.




Sudah dipaketin nih. Terus uang koinnya mau diapakan? Yok, dibelanjakan. Saya sama sekali ngga malu. Saya belanja di minimarket yang biasa saya kunjungi. Beli beberapa barang pakai uang koin. Kasirnya biasa aja tuh. Soalnya, pada dasarnya mereka juga butuh uang koin untuk kembalian. Jadi, jangan malu belanja pakai uang koin (di minimarke) ya ^_^.

22 comments :

  1. di rumah saya masih bnyk mas uang recehnya,ya walaupun gtu kan uang tetep uang.. 1 juta aja klo kurang 100 perak nggak jadi sejuta

    ReplyDelete
  2. ak punya kalo ada recehan masukin tas, peduli amat orang liatin aku karena tas kubawa jalan bunyi gimana gitu

    ReplyDelete
  3. HEHEHE, uang koin saya masih tersimpan mas soalnya koin seribuan dan lima ratus rupiah yang kuning itu loh.

    ReplyDelete
  4. temen saya malah buat koleksi, dia udah dapet 800 ribu dan semuanya dari hasil kemballian....

    ReplyDelete
  5. tarif angkutan umum di kota saya 2.800 per orang, kebanyakan orang membayar 3000 karena mungkin bagi mereka menyiapkan uang receh yang 800 itu sedikit merepotkan.. hmmm :3

    ReplyDelete
  6. merepotkan dalam jumlahnya ya tapi sangat berharga nilainya,,,uang receh malang

    ReplyDelete
  7. kasirnya juga butuh uang koin untuk kembalian

    ReplyDelete
  8. kreatif juga ya gan susun koin2 itu hehehe...

    ReplyDelete
  9. mau koin atau lembaran yang penting tetep duit. ^_^

    ReplyDelete
  10. aku biasa bayar pake receh kok, berguna buat bayar parkir juga kaan hahai XD

    ReplyDelete
  11. ngapain juga malu? uang receh itu penting tau.. buat saya receh penyelamat kita pas belanja di minimarket atau supermarket, menghindari penipuan dengan kembalian permen.

    ReplyDelete
  12. uang koin bagi saya sangat penting, bisa untuk apa saja....untuk bayar parkiran , untuk membayar kasir yg sering menanyakan ada uang recehan kecil atau nggak dan sebagainya.... keep happy blogging always...salam dari Makassar :-)

    ReplyDelete
  13. kalau saya sih nggak malu, karena masih bersyukur masih ada uang. Yang bikin malu itu kalau belanja nggak bawa uang wkwkwk :D

    ReplyDelete
  14. Selamat malam sobat. Maaf baru bisa berkunjung karena sibuk sekolah sobat.
    Artikelnya sangat bermanfaat sob tentang belanja pakai uang koin ini. Terus terang saya malu sob soalnya anak gaol getu lho. Izin belajar dan menyimak dengan seksama informasi yang dijelaskan dalam artikel diatas. Terimakasih sobatku

    ReplyDelete
  15. di sini Surabaya namanya juga uang receh...
    iya gak malu lah, ngapain malu belanja pakai uang receh, apalagi kalo belinya sekadar permen atau snack, akan lebih malu lagi kalo beli kayak gituan (permen/ snack) dg kartu kredit... :v :D

    ReplyDelete
  16. ane sering nabung uang koin sob untuk simpan di celengan

    ReplyDelete
  17. gw ada banyak tuh, sampe2 kemaren pas nikah maharnya pake koleksi koin pribadi :)

    ReplyDelete
  18. Uang koin saya malah disimpan dan dikoleksi biar sampai menggunung,hehehe...

    ReplyDelete
  19. Saya justru orang yang sangat membutuhkan uang coin Mas. Pasalnya, saya kerja di warnet dan mengharuskan dan berusaha untuk memenuhi kembalian pelanggan. Jadi sangat membutuhkan Mas. Dan saya juga menyediakan permen sebagai tambahan kembalian bila tidak ada permen. Jadi menurut saya sesuai kondisi saja. Bukan berarti memberi permen itu salah. Makasih ya Mas.

    ReplyDelete
  20. Wuih banyak banget Mas uang recehnya,..
    Kalau Boku, uang receh aku selotip per seribuan..

    ReplyDelete
  21. Foto uang koinnya kreatif :)

    Kalau saya sih belanja gak apa-apa bayar pake uang koin. Karena selama itu masih uang, ya kenapa harus malu? :D

    ReplyDelete
  22. keren banget tipsnya. blog yang seperti ini yang saya suka..selalu memberikan informasi yang bermanfaat untuk para pembaca..update trus sob by
    cara mendapatkan uang dari internet

    ReplyDelete