Saturday, November 22, 2014

Samapta Bea Cukai 2014

Upacara Pembukaan
Mungkin banyak diantara teman blogger yang kangen sama saya. Ngga update tulisan lebih dari sebulan, padahal tulisan saya termasuk yang ditunggu-tunggu #ueeekkkk *muntah. Saya absen nulis bukan karena jadi blogger durhaka yang malas nulis. Tapi karena kegiatan kesamaptaan yang berharga ini.
SAMAPTA itu pendidikan semi militer
Itulah simplenya pengertian samapta ketika orang-orang bertanya pada saya.

Tujuan Samapta untuk membentuk fisik, mental, disiplin, cinta tanah air, menambah pengetahuan, loyal, dan lain sebagainya. Bagi orang-orang baru di institusi kepabeanan dan cukai, samapta ini agak dijadikan momok. Karena kegiatannya agak menantang adrenalin. Bayangkan aja, orang sipil yang tiba-tiba mengikuti pendidikan semi militer.

Alasan lainnya kenapa samapta ada di bea cukai karena kami melakukan patroli laut, memegang senjata, kegiatan intelijen untuk melawan para penyeludup yang merugikan negara ini *dehem.

Untuk itu saya mau share kegiatan samapta yang udah saya jalani selama 5 minggu. Untuk teman-teman blogger bisa dijadikan pengetahuan tambahan tentang samapta ini. Mungkin dari sini bisa membayangkan pendidikan militer itu seperti apa.

ini saya


Oh ya, saya samapta di BDK Medan, selama 5 minggu sejak tanggal 5 Oktober-7 November 2014. Waktu yang lama untuk menjadi manusia zaman batu karena alat komunikasi disita selama pendidikan. Keren kan ? Asyik, puasa gadget.

Sangat saya sarankan, sebelum samapta sebaiknya bina fisik dulu. Semisal lari, push up, sit up biar pas kegiatan samapta nanti ngga kaget.

Oke, saya akan mulai cerita di awal hari pertama samapta yang greget itu. Benar-benar greget.

Minggu Pertama
Minggu pertama disebut dengan Minggar (Minggu Penyegaran). Kita akan disegarkan dengan kegiatan menantang tubuh.

Saya ingat hari pertama setelah acara pembukaan dan pengarahan, maka samapta diserahkan kepada pelatih. Dalam hal ini pelatih kami dari Marinir. Beda tempat, beda juga pelatihnya, semisal Kopasus dan Paskhas.

Kegiatan pada hari pertama, jalan jongkok, push up, sit up, sikap tobat, jungkir, merayap, dan guling. Kalau dibaca, kegiatan di atas memang kelewat mudah. Tapi coba kalau di alami sendiri, wahahahaha.

Kebetulan di tempat kami pendidikan ada lapangan futsal dari semen. Kalau kena cahaya mentari ^_^ bisa jadi anget-anget gigit gitu ke kulit. Kami jalan jongkok dengan tangan di kepala bolak balik dari ujung lapangan. Dilanjutlah merayap, merayap punggung, jungkir, guling, jalan jongkok.

ayoo guling lagi
Yang saya ngga kuat itu guling karena bisa ngocok perut sampai mengeluarkan isinya. Banyak temen yang berhasil muntah dengan gembira, syukurnya saya ngga muntah cuma mual aja. Disitu muntah, disitu guling lagi, akhirnya baju pun berbalur muntahan. Nanti juga terbiasa, malah guling di tempat becek dan comberan itu jadi sesuatu yang mainstream nantinya :D

nangkap ikan kayaknya seru ;3
Kalau siang hari terik, dilanjut dengan kegiatan senam malaikat. Dari namanya terdengar religius ya? Hehehe. Kami disuruh buka baju, lalu mulai senam militer. Mendekati puncak, sikap push up. Telapak tangan ngga kuat nahan panasnya lapangan semen. Endingnya nanti kita tiduran untuk sit up dan telungkup. Kita jadi seperti seonggok daging yang dijemur di bawah panasnya matahari dan lapangan.
senam malaikat dulu
Kegiatan makan nasi komando juga ada. Nasi komando itu terdiri dari bubur, sayur rebus, scout emulsion, dan telur bebek mentah. Nanti semua itu diaduk jadi satu. Rasanya itu amazing banget. Kombinasi makanan terunik yang pernah saya makan. Minumnya pakai rebusan britowali. So, complete deh, muntah ya muntah aja nanti. Hahaha.
nasi komando ; sebelum diaduk

nasi komando setelah diaduk
Minggu pertama ini memang cukup melelahkan. Ada jalan kaki sampai 10 km, dalam perjalanan bisa saja melintasi empang, got, becek, rerumputan liar dan sebagainya.

Selama minggar, kami tidur diluar alias dilapangan. Berselimutkan angin malam, beralaskan lapangan futsal, berbantalkan pack berisi pasir. Satu lagi, kami ngga mandi selama 3 hari, ngga ganti pakaian juga lho *super greget. Nanti bakalan terbiasa, INGAT celana dalam juga ngga ganti lho, whahaha.

Minggu Kedua
Minggu kedua mulai berubah. Kegiatan berada di kelas. Belajar seperti masa kuliah. Ada pelajaran Pertolongan Pertama Pada Lapangan, Navigasi Darat, Peraturan Penghormatan Militer, Peraturan Dinas Dalam dan Pengetahuan Senjata.

Ini minggu peremajaan bagi saya. Tapi, godaan tidur di kelas itu jadi cobaan terberat. Masuk kelas biasanya start jam 11 pagi. Sebelum jam tersebut, kegiatan diisi sama PBB, lari pagi, push up, dan kawan-kawannya. Dijamin, kalau udah masuk kelas itu pasti bawaannya ngantuk karena badan capek. Ada pelatih yang toleran sama ngantuk ini, ada juga yang nggak. Kalau yang ngga toleran dihukum megang tali sepatu sambil naik turun atau dijilat keningnya oleh teman di sebelahnya.

Minggu Ketiga
Nah, disini senjata nyampe. Kalau kami senjata datang lebih cepat pada minggu kedua. Kami menggunakan SS1 buatan Pindad. Kalau ngga salah beratnya 3,8 kg atau 4,1 kg. Mulailah kegiatan bersenjata. Lari pakai senjata, push up pakai senjata, senam pakai senjata, PBB pakai senjata, semuanya pakai senjata deh. Dijamin, otot tangan jadi kuat.

Belajar nembak pakai peluru kosong sikap duduk. Ini saya.
Berenang di kolam renang. Kebetulan kolam renang jauh dari tempat pendidikan. Jalan kaki sampai ke tempat tujuan. Mungkin sekitar 3 kilo-an.

Sisanya diisi dengan kegiatan biasa.

Minggu Keempat
Kegiatannya adalah...
1. Pengetahuan Senjata,
Karena kami dilatih oleh marinir, maka kami di bawa ke markas marinir. Tepatnya di Yonmarhanlan 1 Belawan. Disana kami belajar beberapa senjata secara langsung. Melihat beberapa koleksi senjata koleksi Marini.

pengetahuan senjata

2. Eksersi Laut
Kegiatan ini sepaket dengan berenang dilaut, dayung, dan eksersi laut.

Kalau berenang di laut saya udah pernah. Sedangkan mendayung, baru pertama kali tuh. Lumayan bikin tangan pegel dan bikin oto makin kekar.

Gambaran eksersi laut adalah tata cara penyelamatan dari pesawat udara saat kita menggunakan kapal di laut. Dalam hal ini kami menggunakan kapal karet. Eh, tapi jangan bayangkan kapal karet itu ringan lho, kami aja gotongan sampe 6 orang bawa dari markas ke laut, dijamin berat. Kata pelatih beratnya nyampe 200kg.

Eksersi Laut

Jadi ceritanya, di kapal ada 5 orang. Lalu, ada bahaya udara, dalam hal ini seolah-olah ada pesawat yang melintas diatas kami. 2 personil sigap untuk membalikkan kapal, lalu semuanya nyemplung ke laut dan sembunyi di bawah kapal yang terbalik. Tugas berikutnya, 2 personil membalikkan kembali kapal yang terbalik.

3. Menembak
Pelatih bilang mungkin ini adalah kesempatan kalian menembak sekali seumur hidup. Yup, benar sekali, menambak jadi pengalaman yang berharga buat kami. Bersenjatakan senapan SS1 kami menuju di lapangan tembak di Pangkalan Brandan. Tiap orang dikasih jatah 33 amunisi.

Siap nembak, sikap tiarap

bidikan
Sebelumnya, udah 2 minggu kami latihan nembak. Belajar sikap dalam menembak dengan peluru kosong. Akhirnya, saya dapat nilai yang ngga terlalu menyedihkan untuk seukuran newbie seperti kami. Inilah hasilnya ^_^

blanko nilai

Minggu Kelima
Diisi dengan kegiatan ujian. Ada ujian tertulis. Jurit tangkas dan jurit malam. Terakhir, acara penutupan.

Ujian tertulis base on pelajaran di kelas.

Jurit tangkas berhubungan dengan kegiatan fisik. Akan ada track yang dilalui, sekitar 1-2 km. Nanti disetiap pos akan dijaga oleh pelatih yang mana kita mengerjakan soal disana. Misal, pos pengetahuan umum tentang pertanyaan secara lisan, pos senjata tentang rakit, bongkar dan pengetahuan senjata, terakhir pos merayap tali, meniti tali, memanjat tali, dan pbb.

Jurit malam semacam uji nyali. Secara perseorang ke kuburan untuk mengambil name tag, mengikuti track yang udah ditetapkan.

Ujian lari selama 12 menit, push up dan sit up dalam 1 menit. shuttle run dan pull up.

Penutupan, ya acara penutupan secara resmi. Seperti upacara gitu. Terakhir kami atraksi kolonel senapan.

acara penutupan

Tips Menjalani Samapta
1. Latihan fisik  sebelum samapta.
2. Bawa vitamin, obat-obatan, semir sepatu, minyak tawon.
3. Jalani dengan sepenuh hati, jangan pura-pura sakit dan menyusahkan orang lain
    (istilahnya)
4. Kunci paling penting ada di poin nomor 3, kalau ada pertanyaan bisa tanya di kolom komentar atau     melalui sosmed saya ^_^.

Jujur, 2 minggu setelah kegiatan berakhir, aroma samapta masih bersisa setelah kami kembali ke unit kerja masing-masing. Ada perasaan ingin mengulang kembali, berjumpa dengan para pelatih dan teman-teman yang udah sangat akrab. Kadang ada juga terselip kesedihan dan kangen.

Samapta kerenlah pokoknya, nggak akan menyesal udah ikut kegiatan ini ^_^

SAMAPTA itu enak untuk dikenang, tapi tidak untuk diulang

Demikian ulasan saya tentang DTU Kesamaptaan Kepabeanan dan Cukai ini. Semoga menambah pengetahuan sobat semua. Sampai jumpa pada tulisan saya yang lainnya.

18 komentar

click to leave a comment!

November 22, 2014 at 10:16 AM Delete comments

Hm, keren bang bisa ikut kaya begituan. Tapi kalo badan kaya aku, jangan deh. Ditiup angin aja melayang :D

Reply
avatar
November 22, 2014 at 11:00 AM Delete comments

wahhh aku gak kebayang gimana makan nasi komando nya hahahaha...

Reply
avatar
November 22, 2014 at 11:43 AM Delete comments

Menantang banget bang itu kegiatannya,
apa rasanya gak mandi dan gak ganti pakaian selama 3 hari ya? hahahaha.

Reply
avatar
November 22, 2014 at 12:16 PM Delete comments

Wah bener bener digojlok ya mas :)

Reply
avatar
November 22, 2014 at 1:20 PM Delete comments

WAW.BANGET.
itu makan nasi komandonya pake sendok apa tangan bang?

Reply
avatar
November 22, 2014 at 1:58 PM Delete comments

Speechless saya liat nasi komando -_-' ., eh saya kira tadi yang botak itu Bang Husein Idol :D

Reply
avatar
November 22, 2014 at 3:30 PM Delete comments

ampun Pak..! bukan saya pelakunya..hehehe

latihannya berat juga ya Mas..kalau sy jalani yg seperti ituh dari kemarin subuh sdh panggil emak..hehehe

Reply
avatar
November 23, 2014 at 8:03 PM Delete comments

wah keren banget ya latihan nya, mirip sama tentara,. jadi harus kuat bagi peserta nya agar bisa lulus latihannya ya mas :)

Reply
avatar
November 24, 2014 at 12:45 PM Delete comments

wahahah ini baru cowok mas...mantap mas... sangat menggoda dan patut di ulang tuh kayaknya... bakalan tahan dah ketika peluru" beterbangan di atas kepala kalo tiap hari sarapannya acara ginian josshh mas... salut saya...

Reply
avatar
November 24, 2014 at 1:16 PM Delete comments

nasinya itu lho, dicampur ampe begitu, kalau saya jadi ga napsu makan...

Reply
avatar
November 25, 2014 at 2:12 AM Delete comments

Bang, maaf ya komennya di blog saya, gak sengaja ke hapus --"

Saya baru tau detail kegiatan Samapta deh! Gilee latihan fisiknya bener2 ekstreem yaah!
Tapi demi tugas negara buat jaga pelabuhan dari penyelundupan pasti gak masalah yaa mas..

eiya, boleh nih undang2 Blogger ke Beacukai Medan haha

Reply
avatar
November 25, 2014 at 5:59 AM Delete comments

wiih keren, gagah mas, semangat

gak kuat kalo saya latihan kek gitu, nasi komando enak gak? :)

Reply
avatar
November 25, 2014 at 8:47 AM Delete comments

Sungguh sebuah ujian yang sangat menantang ya Mas, demi cita-cita dan pengabdian pada Negara apapun halang rintangan pasti akan dapat teratasi dengan mudah.

Reply
avatar
November 25, 2014 at 10:38 AM Delete comments

latihannya super sekali bang awal... bawaan senjata ne..semoga aja mereka kuat-kuat menerima ujian itu....

Reply
avatar
November 26, 2014 at 1:42 PM Delete comments

Postingannya lengkap, wah kayak wartawan deh agan Admin ini...

Reply
avatar
November 26, 2014 at 9:55 PM Delete comments

bener tuh mas, bang sabda mang seperti wartawan.. saya salut dengan bang sabda ne...

Reply
avatar
December 11, 2014 at 10:25 AM Delete comments

Keren2, mulai dari botak sampai mumcul rambut nya hahaha

Reply
avatar