Monday, June 15, 2015

Contoh Flash Fiction Genre Thriller : Murid Nakal

Contoh Flash Fiction Genre Thriller : Murid Nakal

Contoh Flash Fiction Genre Thriller : Murid Nakal,- Diawali dengan keisengan teman-teman blogger yang berdiskusi di grup BBM mengenai tantangan NulisRandom setiap hari selama bulan Juni. Saya coba ikutan, wah~ ternyata saya ngga sanggup. Kalau ditanya alasan~ Alasan saya terlalu klise untuk disebutkan *ciaaat.

Hasil blogwalking ke blog awakdavi.com (peserta NulisRandom), kemudian saya baca flash fiction beliau. Maka, hati saya tertantang nulis fiksi (lagi). Dulu SMP-SMA saya doyan nulis fiksi. Imajinasi liar tak terbendung, lha kalau sekarang kebanyakan makan MSG makanya otak-pun malas-malasan nulis.

Oke, saya persembahkan sebuah flash fiction karya saya. Ngakunya sih genre thriller, tapi au ah.  Saya ngga peduli yang penting nulis ^_^.

***

Murid Nakal
“Ulangi Lagi!” Perintah Sophie keras kepada muridnya.

Andien kembali memainkan jarinya diatas tuts hitam dan putih. Hatinya gondok, otaknya penuh emosi.  Dia selalu dimarahi tanpa alasan sejak ia tanpa sengaja melihat perselingkuhan  Sang Guru dengan Ayahnya.

Sophie memenjamkan mata,  mencoba menikmati denting-denting piano sembari menyeruput secangkir teh hangat yang selalu menemaninya.

“Ulangi Lagi!!!” Kali ini Sophie memukul badan piano dengan keras.

Andien tersentak. Air matanya mulai tumpah. Jari-jarinya bergetar hebat. Harusnya ia  tidak berada disana saat perselingkuhan itu terjadi!

“Ulangi lagi dan mainkan sampai aku kembali.” Sophie meletakkan tehnya di atas sisi piano, lalu pergi ke dapur. “Mungkin sudah saatnya anak ini diam selamanya.” Kekhawatiranya berbuah misi pembunuhan yang sudah direncakanan 2 minggu yang lalu.

Sophie kembali ke ruang mengajar dengan  membawa senampan buah segar dan sebilah pisau pemotong buah! Mengajarkan piano dirumah sendiri memang menyenangkan.

Andien masih memainkan piano. Sophie meletakkan nampan itu di atas sisi piano, tangannya berganti menyambar teh yang mulai dingin.


Andien dapat melihat pisau itu dengan jelas, bahkan dapat menjangkaunya seketika. Tetapi, pisau itu bukanlah jawaban. Karena sophie sudah tergeletak dilantai mengejang dan menggeliat. Racun didalam tehnya mulai bekerja. Andien berlari keluar dan meninggalkan Sophie yang dimakan maut.

***
Flash Fiction diatas berjumlah 195 kata. Bagaimana? Bagus ngga? Terimakasih yang sudah mau baca. Semoga ini beneran termasuk flash fiction bergenre thriller, walaupun ngga ada adegan sadis didalamnya.

6 komentar

click to leave a comment!

June 16, 2015 at 11:00 AM Delete comments

wooop, semoga rajin nulisnya brooo

Reply
avatar
June 16, 2015 at 11:15 AM Delete comments

Yang tinggi daya khayalnya biasanya jago nulis begini... :D

Reply
avatar
June 16, 2015 at 7:30 PM Delete comments

seram. ada bakat psikopat terpendam.

Reply
avatar
June 17, 2015 at 12:05 AM Delete comments

Semangat terus mas, nanti kalau bisa buat buku juga ya :D

Reply
avatar
June 17, 2015 at 2:35 PM Delete comments

mungkin abang beneran psikopat iyahh

Reply
avatar
June 25, 2015 at 9:21 PM Delete comments

eh, keren, ane ga bisa nulis kaya beginian

Reply
avatar