Friday, September 30, 2016

Benarkah Menabung Itu Untung?

Benarkah Menabung Itu Untung?

Benarkah Menabung Itu Untung? Dulu waktu kecil saya diajarkan menabung oleh ibu. Dibelikan celengan berbentuk buah dengan warna cerah agar menarik setiap memasukkan uang ke dalam celengan. Kata ibu, menabung sejak kecil itu bagus, nanti kalau sudah terkumpul, uangnya bisa digunakan untuk membeli barang yang kita inginkan.

Tapi, setelah saya bekerja dan "sedikit" paham dengan prinsip menabung,  ternyata menabung sama sekali TIDAK MENGUNTUNGKAN.

kok bisa?

Bisa dong!

Tempat Menabung
Zaman sekarang saya ngga yakin lagi menabung di celengan, tabungan konvensional yang ngga terjamin keamanannya. Tapi kalau untuk mengajarkan anak-anak bukan masalah pakai celengan. Saya buka rekening tabungan di bank dan begitu juga dengan kamu, bukan?

Bedakan Konsep
Mohon dibedakan antara menabung dengan "meletakkan uang di tabungan". Menurut saya, menabung itu adalah uang yang disimpan dan dikumpulkan sampai waktunya untuk diambil dan digunakan.

Sementara, "meletakkan uang di tabungan" jauh berbeda dengan konsep menabung. Kita hanya meletakkan sementara dan diambil untuk digunakan keperluan sehari-hari. Untuk transfer sana-sinilah, bayar tagihanlah, beli pulsa lah, bayar cicilan dan lain-lain. Meskipun uang itu fisiknya dalam rekening tabungan, tapi percayalah itu bukan bagian dari menabung.

Jadi, menabung dan meletakkan uang ditabungan itu berbeda. Saya hanya memastikan kalau kita punya pengertian yang sama terhadap arti tabungan yang sesungguhnya.

Jangka Waktu Menabung
Kita disini berbicara real. Adakah yang menabung hanya 1 bulan? Sementara kita gajian memang bulanan? Jika menabung cuma untuk 1 bulan, itu bukan menabung tapi meletakkan uang dalam tabungan.

Anggaplah jangka waktu minimal orang menabung itu 2 bulan. Tapi ini kedengaran hampir ngga mungkin, karena jika ditanya pasti setiap orang menabung untuk masa depan, dalam artian jangka waktu yang lebih panjang. 3 bulan bahkan bertahun-tahun hingga uangnya sesuai target yang ditentukan.

Ada pula orang yang menabung tanpa target waktu. Menyimpan uang demi menghindari resiko yang mungkin terjadi. Semacan dana jaga-jaga. Baik itu untuk biaya kecelakaan, kelahiran, tiba-tiba dapat tawaran beli tanah, mendadak dapat ide bisnis, dan lain sebagainya.

Baca tips menabung untuk pekerja pemula (artikel ini juara 2 lomba blog share tips menabungmu).

Menabung tidak untung!
Jika kita berbicara untung-rugi, maka ada perhitungan didalamnya. Demikian halnya dengan menabung, tetap ada yang bisa kita perhitungkan (dalam bentuk angka dan jumlah).

Sebelumnya, perlu saya sampaikan, menabung itu tetaplah penting dan kamu tetap harus menabung. Saya sendiri menabung.

Jika kita membuka rekening tabungan baik Syariah maupun konvensional, maka kita dapat feedback dari bank. Baik berupa bagi hasil atau suku bunga tabungan. Feedback itu diberikan sesuai dengan besarnya jumlah uang dalam tabungan.

Saya ambil 1 contoh daftar suku bunga bank konvensional. Saya sudah cari yang syariah, tapi belum ketemu T_T.

Tabungan Rupiah

Tier
Suku Bunga  
0 - <Rp. 1Juta
0.00
Rp. 1 Juta - <Rp. 50 Juta
0.70
Rp.50 Juta - <Rp. 500 Juta
0.85
Rp. 500 Juta - <Rp. 1 Milyar
1.20
>=Rp. 1 Milyar
2.00

Tabel diatas adalah feedback yang kita terima jika menabung di bank konvensional X. Jika kita menabung sebesar Rp 50.000.000, maka dalam sebulan kita akan menerima Rp 350.000. (Rp 50 juta x 0.70) koreksi jika saya salah.

Ingat Variabel Lain!
Apakah kamu ingat, jika uang mengalami inflasi? Inflasi adalah penurunan nilai uang terhadap barang. Yang dulu harga barang X adalah Rp 500, sekarang menjadi Rp 1.000. Maka, nilai uang terhadap barang X turun Rp 500 atau 50 %. Ini cukup besar lho. Hmmm, inilah faktor yang menyebabkan menabung itu tidak untung.

Berikut ini saya sajikan data inflasi tahun 2016 dari  http://www.bi.go.id/id/moneter/inflasi/data/Default.aspx

Benarkah Menabung Itu Untung?
Data Inflasi tahun 2016

Kamu tinggal lakukan pengurangan antara feedback bank dengan inflasi. Kalau hasilnya minus, maka dipastikan tabungan rugi.

Contoh :
Uang tabungan Rp 50.000.000, suku bunga 0,70% , inflasi Agustus 2016 2,79 %.

Perhitungan : suku bunga - inflasi
                       0,70% - 2,79 % = - 2,09 %

Nilai tabungan kita turun sebesar 2,09 % pada bulan Agustus. Maka, dapat dipastikan tabungan kita rugi.

Solusi
Sebenarnya, setiap kali inflasi kita ngga akan merasakan langsung efeknya. Karena uang ditabungan tidak digunakan. Tapi, akan lebih baik jika uang yang kita simpan itu menguntungkan. Caranya, mencari feedback yang lebih besar dari nilai inflasi.

Akan saya lanjutkan pada Benarkah Menabung itu Untung Part 2 :)



Kesimpulan
1. Menabung dan meletakkan uang ditabungan adalah hal yang berbeda.
2. Tetaplah menabung!
3. Menabung itu tidak untung, karena ada variabel inflasi yang membuat nilai uang turun.
4. Ada hal lain yang bisa membuat kita untung (pada artikel berikutnya).

Jika pada artikel ini terdapat kesalahan argumen, mohon perbaikan. Ditunggu komentar, tanggapan dan sarannya. Terimakasih.


14 komentar

click to leave a comment!

September 30, 2016 at 6:50 PM Delete comments

hmm iyayah inflasi nggak kepikiran

salam kenal bang sabda awal ^_^

Reply
avatar
October 3, 2016 at 11:30 AM Delete comments

Kebetulan saya pedagang mas dan menurut saya sih mending diputar lagi untuk bisnis ketimbang disimpan,100 ribu bisa untung 10-20 ribu contohnya bisnis pulsa kalau sehari bisa habis 100 ribu pulsa sebulan untungnya bisa 300 ribu modalnya 100 ribu

Reply
avatar
October 3, 2016 at 1:03 PM Delete comments

menabung uang apapun dimanapun pasti akan sangat menguntungkan, sebab ada pepatah yang menyebutkan hemat pangkal kaya

Reply
avatar
October 3, 2016 at 2:27 PM Delete comments

Saya setuju... Menabung (bukan meletakkan uang dalam tabungan) memang tidak menguntungkan, karena ada perampok yang bernama inflasi.
Kalau mau untung ya berinvestasi.
Tapi menabung tetap lebih baik dari pada tidak menabungšŸ˜€

Reply
avatar
October 3, 2016 at 2:35 PM Delete comments

Kalau sayamah sama aja sih,, mau ditaruh dicelengan atau di bank,,, kalau udah butuh dan terdesak yah terpaksa diambil juga,,, :v kalau masalah untung dan tidaknya mungkin tergantung dari cara pandang masing - masing aja..

Reply
avatar
October 3, 2016 at 3:54 PM Delete comments

Wah, kren tulisan nya mas! saya jadi tertarik dari awal smpai mmbaca di akhir paragraf! Mas nya orang akuntan ya?

Kalo orng tua sya mas, mereka lbih memilih menabung dengan berinvestasi dengan mmbeli tanah..emas dll.

Awalny saya merasa klo menabung itu untung. Tpi stelah mmbaca tulisan diatas, saya jdi brfikir dua kali. Apalagi ada inflasi. Gila, saya jdi byangin gmana ngeri nya dulu pas krisis moneter...

Reply
avatar
October 6, 2016 at 8:34 AM Delete comments

Saya selalu setuju utk menyimpang uang dgn menabung drpd kredit..hehehe

Reply
avatar
October 7, 2016 at 10:08 PM Delete comments

iya kalau berdagang dilanjut aja mas, putar2 uangnya yakk

Reply
avatar
October 7, 2016 at 10:09 PM Delete comments

inflasi ga berasa, tapi yakin nilai uang semakin turun. dan menabung itu wajib dilakukan

Reply
avatar
October 7, 2016 at 10:10 PM Delete comments

ayoo mas, uangnya ditabung dulu, setelah terkumpul cukup baru diinvestasikan

Reply
avatar
October 12, 2016 at 2:23 PM Delete comments

Iya ya... baru kepikiran kalo menabung sama meletakkan uang di tabungan itu beda wkwkwkwk... kalau takut nilai uang turun, dalam jumlah tertentu uang diambil diinvestasikan dalam bentuk lain, emas misalnya...

Reply
avatar
October 12, 2016 at 2:23 PM Delete comments

Iya ya... baru kepikiran kalo menabung sama meletakkan uang di tabungan itu beda wkwkwkwk... kalau takut nilai uang turun, dalam jumlah tertentu uang diambil diinvestasikan dalam bentuk lain, emas misalnya...

Reply
avatar
October 25, 2016 at 9:33 AM Delete comments

Mantep nih hitung-hitungan finansialnya Bg SabdaAwal.Com. Benar juga sih kalau ada inflasi jadinya kita gak untung. Cuman berasa untung karna jumlah uangnya udah banyak dibanding kalau gak ditabung.

Reply
avatar