Saturday, October 8, 2016

(Part 2) Benarkah Menabung Itu Untung?

Benarkah Menabung Itu Untung?

Benarkah Menabung Itu Untung? Pada artikel saya sebelumnya baca disini bahwa menabung itu tidak untung. Malah uang kita menyusut secara nilai meskipun dapat feedback dari bank berupa persentase bunga ataupun bagi hasil. Nah, lalu sebaiknya uang kita diapakan?


Sebenarnya kita selalu diberi pilihan terhadap uang yang kita miliki. Opsinya pun hanya ada 2 yang saya tawarkan, saving atau investing. Saving adalah menabung lalu membiarkan nilainya menyusut karena laju inflasi, sementara investing uang kamu akan tumbuh dengan pilihan resiko didalamnya.

Saving banyak dilakukan oleh orang karena belum memiliki pengetahuan yang cukup di dunia investing dan ada kekhawatiran uang tidak bisa diambil jika sewaktu-waktu terjadi hal urgent. Sejauh ini saya investing aman-aman saja.

Baik, saya menawarkan investing saja. Lupakan soal menabung karena uang kamu akan menyusut.

Investasi dapat dilakukan dengan beragam cara. Misal membeli aset berupa emas, tanah dan rumah. Ya, saya tau membeli rumah atau tanah butuh uang banyak dan ngga semua orang bisa melakukannya dalam jangka pendek. Faktanya, investasi yang seperti itu lebih menguntungkan, mengingat harga tanah dan rumah yang terus meningkat. Boro-boro, sekarang saya yang baru umur 22 mulai tarik nafas buat KPR rumah. Harganya tinggi Om *edisi curhat.

Oke, lupakan sejenak soal tanah dan rumah. Kita beralih ke bentuk investasi lainnya yang lebih mudah dan terjangkau untuk orang-orang seperti kita ini. Adapun pilihan investasi yang bisa kamu pilih adalah deposito, reksadana, saham dan forex. Masing-masing produk ini memliki feedback yang lebih besar dari nilai inflasi.

Deposito
Sejenis tabungan yang penyimpanan dan penarikannya dalam jangka waktu yang ditentukan. Baik feedback deposito syariah maupun deposito konvensional jauh lebih besar dari persentase tabunga. deposito menyelamatkan uang kamu dari laju inflasi.

Reksadana
Reksadana bukan lagi bentuk tabungan, melainkan portofolio efek. Orang yang ingin membeli saham tapi belum paham, khawatir salah, tidak punya waktu atau malas mengelola sendiri lalu mempercayakannya kepada yang disebut sebagai Manajer Investasi.

Manajer Investasi mengelola dana masyarakat kedalam portofolio efek lalu merelasisasikan keuntungan, kerugian dan dividen ke dalam bentuk NAV (Nilai Aktiva Bersih). Kalau portofolio bagus berarti kamu untung, kalau portofolio jelek berarti kamu rugi. Kita juga dikenakan biaya pengelolaan dana yang diserahkan ke Manajer Investasi.

(Trading) Saham
Saham adalah surat berharga tanda kepemilikan terhadap suatu emiten (perusahaan). Jual beli saham dilakukan di pasar modal Indonesia. Saya investasi disini.

Untuk memulai saham, kamu dapat mengawali dengan membuka rekening efek pada perusahaan sekuritas. Setelah rekening tersebut jadi, dapat account maka dapat langsung bertransaksi secara online.

Reksadana dan saham cuma beda sedikit. "barang"nya adalah saham, reksadana dikelola oleh manajer investasi, sementara (trading) saham dikelola oleh diri sendiri. Dalam trading saham itu persis seperti berdagang. Konsepnya, beli diharga rendah, jual diharga tinggi. Tentu perlu pengetahuan yang cukup untuk bisa membeli dan menjual pada momen yang tepat. Selain itu, pemilik saham juga memperoleh keuntungan melalui pembagian deviden.

Forex
Saya ngga tau banyak tentang ini. Trading Forex (Freign Exchange) adalah jual beli mata uang dengan memanfaatkan selisih kurs dari waktu ke waktu. Saya ngga ngambil produk ini dan ngga akan soalnya diharamkan. CMIIMW.

Untuk memperoleh keuntungan, para trader harus lihai membaca keadaan, baik fundamental maupun teknikal. Membeli di kurs yang rendah lalu menjualnya pada nilai kurs yang lebih tinggi. Para trader bisa bertransaksi selama 24 jam non stop. Market is always open.

Forex sekarang menjalar ke emas dan minyak mentah. Saya masih minim info soal ini.

Resiko dan Keuntungan
Deposito, Reksadana, Saham, Forex. Semakin ke kanan keuntungan yang diperoleh semakin besar dengan resiko yang tinggi pula. Bandingkan, di deposito tidak ada kerugian sama sekali (bagi hasil atau bunga), sementara reksadana, saham dan forex sangat mungkin untuk rugi.

jenis-jenis investasi benarkah menabung itu untung
ringkat resiko dan keuntungan
Deposito dan Reksadana ngga perlu belajar ini-itu. Kamu cukup mengajukan deposito atau reksadana lalu serahkan seluruhnya ke pengelola. Sebaliknya Saham dan forex butuh dipelajari. Kamu harus bisa meluangkan waktu untuk belajar dari buku-buku, artikel bahkan kalau perlu ikut seminar.

Saran
Kamu boleh mencoba ke empat pilihan investasi diatas. Jika kamu khawatir dengan resiko, cukup main aman di deposito saja. Pilihan deposito banyak baik pada bank konvensional maupun syariah. Sedangkan kamu yang ingin belajar, kebal resiko dan mengejar profit tinggi, langsung coba di trading saham saja.

Kesimpulan
Menabung masih tetap ngga akan untung. Kita punya pilihan lain yaitu investasi. Bukan kah semua orang ingin uangnya tumbuh? Silahkan pilih jenis investasi yang cocok, deposito, reksadana, saham atau forex. Ingat, jika mampu silahkan langsung investasi dalam bentuk emas, tanah dan rumah.

Tinggalkan komentar, saran, kritik dan diskusi ringan di kolom komentar. Selamat berinvestasi!


17 komentar

click to leave a comment!

October 8, 2016 at 10:10 AM Delete comments

Kalau menurut saya menabung itu bermanfaat, bisa buat kebutuhan yang mendadak jadi kita kan punya tabungan enak gak bingung

Reply
avatar
October 8, 2016 at 10:34 AM Delete comments

Aku belum pernah coba forex. Kayaknya high risk juga, kan?

mollyta(dot)com

Reply
avatar
October 8, 2016 at 12:03 PM Delete comments

Ternyata forex lebih tinggi resiko ya, aku kira saham... Terimakasih, sepertinya akan segera belajar cara menabung dengan benar

Reply
avatar
October 8, 2016 at 4:10 PM Delete comments

Sebenernya saya agak bingung sama persoaln investasi gini, mau sih belajar tentang investasi cuma lagi fokus sama bidang ti dulu hehe, dari artikel diatas saya mau nanya kok forex bisa dibilang haram ? penyebabnya apa ya ? btw saya suka sama penjelasannya :D

Reply
avatar
October 9, 2016 at 5:20 AM Delete comments

Sampai sekarang saya masih mengamini hal ini mas admin hehe. Menabung itu investasi masa depan

Reply
avatar
October 9, 2016 at 5:12 PM Delete comments

Nah, ini maksud saya dari komentar kemarin. INVESTASI!

Tpi ada benar nya juga, investasi seperti tanah, rumah dan emas itu butuh dana yg lebih. Nah untuk anak muda sperti kita, mana mnngkin punya dana yg ckup untuk investasi sperti skarang.

Klo sya sih, sngat trtarik dngan dunia saham. Bukan kah bisnis itu beresiko? Tpi kndala nya, informasi saya mngenai saham ini masih dangkal. Jadi blum berani coba.

Yah, klo bisa tulis juga tips2 dn informasi tntang sham dong sab. Sya suka tulisan nya. Ada gmbar, dn pnjelasan nya sngat mudah dipahami. Keren!

Reply
avatar
October 10, 2016 at 6:21 AM Delete comments

Diakui..iya jika menabung di bank memang berkurang lantaran biaya administrasi, tapi keuntungan yg kita dpt adalah kedisiplinan utk memanage keuangan lebih baik (tidak boros )

Reply
avatar
October 10, 2016 at 11:27 AM Delete comments

Saya lebih memilih untuk menabung sebagian saja dari penghasilan saya. Sebagian lain emang sebaiknya diputarkan sehingga nilai uang tersebut tidak tergerus inflasi

Reply
avatar
October 10, 2016 at 3:11 PM Delete comments

Siapa yang menyangka kalau bada ideal seperti itu bisa kena kolestrol ?? Saya pikir kolestrol cuman bisa menyerang orang yang gemuk aja,,, ternyata yang tubuhnya ideal juga bisa kena yah... kalau gitumah Saya juga perlu cek kolesterol ah... :D

Reply
avatar
October 10, 2016 at 3:39 PM Delete comments

Kalok aku milih tabungan yg gak ada biaya admin. Jadi tiap bulan gak kenak potongan. Lumayan lah, kalo sebulan 10rb setahun uda 120rb. Ngemat :D

Kalok untuk investasi masih cenderung ke reksadana. Niatnya sih mau beli ORI 13 tapi gak punya duit :p

Reply
avatar
October 11, 2016 at 12:42 PM Delete comments

Nabung dengan cara begitu sih menurutku main hoki, gak bisa pasti.

Reply
avatar
October 14, 2016 at 12:40 PM Delete comments

Nabungnya beli properti aja deh, biar untung banyak :)

Reply
avatar
October 25, 2016 at 9:43 AM Delete comments

Jadinya memang kalau pengen 'untung' iya investing, kalau mau aman iyaa saving. Kalau mau dua-duanya juga bagus. Mau untung yang berlipatgandakan, hayo gimana? :)

Reply
avatar
October 25, 2016 at 1:08 PM Delete comments

iya menabung memang tetap wajib lho om

Reply
avatar
October 25, 2016 at 1:09 PM Delete comments

sederhananya karena forex jual beli nilai uang (kurs) didalamnya terdapat maisir, nah, maisir ini dilarang. tapi sekarang katanya produk forex ada emas dan minyak. saya sendiri belum tau yg ini

Reply
avatar
October 25, 2016 at 1:11 PM Delete comments

ya saham beresiko kalau ga punya pengetahuan yang cukup. sebenarnya tinggal beli saham yang bagus terus ditinggal aja, tinggal nunggu panen uangnya yg tumbuh.

lain waktu kalau sempet saya bantu tulis tentang saham

Reply
avatar