Tuesday, April 11, 2017

Identitas Aceh Dalam Sebuah Botol

Sebuah iklan muncul pada wall instagram saya. Sekali muncul saya abaikan, sangat wajar karena memang hampir semua iklan kita abaikan. Kedua kalinya muncul dan saya klik. Iklan tersebut berbentuk video durasi pendek, seorang pria modern dengan secangkir kopi dan parfumnya. Tapi bukan itu yang membuat saya tertarik, melainkan tulisan "Minyeuk Pret" sebagai iklan bersponsor.

Klik play untuk menonton video

Ejaan "Minyeuk" membawa ingatan saya ke sebuah kota kecil yang batas kotanya adalah garis pantai berpasir putih. Sangat gampang untuk mendapatkan momen indah pada saat matahari terbit ataupun terbenam, cukup berdiri dipinggir jalan saja. Adalah Tapaktuan, sebuah kota kecil nan cantik yang berdiri diantara pantai dan pegunungan.

Minyeuk adalah ejaan bahasa Aceh

Lima tahun tinggal di Aceh menyisakan beberapa memori abadi dalam pikiran saya. Pantai pasir putihnya, bahasanya, makanannya, buah palanya, hingga ke lagunya. Separuh darah Aceh yang mengalir di tubuh ini dari Ayah, tapi sayangnya ke-Aceh-an ini bukan sesuatu yang dominan. Saya lahir dan lama tinggal di Sumatera Utara, Ayah tak pernah sekalipun berbahasa Aceh, malah Ibu yang tak segan menggunakan bahasa Jawa. Ah sudahlah, paling tidak rasa Aceh itu ada dalam tubuh saya.

Oppss, tapi tulisan saya kali ini bukan membahas tentang Aceh, tapi Minyeuk Pret yang ada pada iklan instagram tadi, kalau diartikan secara bahasa artinya minyak semprot.

***
Saya adalah orang yang suka dengan parfum. Jika ditanya ada berapa banyak koleksi parfum saya maka jawabnya cuma 1 tapi original yang digunakan sampai habis, hehe. Begitu habis, maka saya beli lagi.

Terus terang sih iklan instagram Minyeuk Pret itu memang menarik buat saya apalagi ada embel-embel Acehnya. Kebetulan pula yang ditawarkan adalah parfum, jadi langsung cusss saya order tanpa pikir panjang.

Tanggal 3 April saya lakukan order di situs MinyeukPret.com. Belanja onlinenya lancar jaya, sampai akhirnya parfum yang saya tunggu itu tiba dengan selamat pada 7 April-nya. Yahh, meskipun tanpa konfirmasi dari pihak Minyeuk Pret setelah proses order, cukup duduk manis dan menunggu.


Setelah unboxing, pemaketannya dibungkus rapi dan cepat sampai *eh kok kayak testimoni olshop ya, hehe. Isinya parfum dan tas kecil dari kertas.


Testimonial Parfum
Parfum ini dikemas dalam botol kecil berisi 30 ml. Ukurannya yang mungil membuatnya sangat mudah saat dibawa berpergian. Sementara itu untuk aroma relatif berdasarkan orang pribadi. Saya suka dengan aroma Seulanga ini,-menyegarkan dan agak berat. Saya jadi penarasan dengan aroma kopi dan meulu, pasti menarik juga. Sementara itu ketahanan saat dipakai cukup lama, beberapa jam tergantung dengan jenis kulit seseorang. Lain halnya saat disemprotkan di pakaian, maka aromanya bertahan seharian.

Harga Rp 110.000 / botol, untuk semua varian harganya sama.

Berpikir lebih jauh terhadap produk ini, tadinya saya kepikiran untuk jadi re-seller, hehe. Kenapa? Begitu saya upload di instagram langsung ada yang tanya soal harga, tapi saya arahkan ke ig-nya Minyeuk Pret. Selain itu, produk ini cukup berpotensi dan unggul, saya yakin banyak orang yang ingin mencoba parfum istimewa ini.

Minyak Pret Sebagai Produk Unggulan Aceh



Minyeuk Pret merupakan sebuah Brand Lokal yang berasal dari bumi Aceh. Berdiri pada tahun 2005, produk ini memposisikan diri sebagai pelopor dan inovator di industri Parfum Branded yang bertujuan untuk mengangkat budaya, sejarah dan nilai-nilai bangsa Aceh kepada dunia melalui wewangian.

Dengan menggunakan bahan baku minyak nilam terbaik dunia yang didapatkan dari perkebunan nilam Aceh, Minyeukpret mengeluarkan tiga produk pertamanya dengan varian bunga dan kopi khas Aceh. (sumber : MinyeukPret.com)
Bagi saya pribadi kehadiran Minyeuk Pret ini cukup unik dengan menawarkan produk parfum pilihan aroma bernuansa kedaerahan. Dimana lagi bisa kita temukan parfum bermuatan lokal? Yahhh, malahan kita jumpai parfum branded dari luar negeri, yang asli dari Indonesia saja kita jarang tahu, tapi Minyeuk Preut tidak gentar dan hadir dengan parfum yang membawa ciri khas daerah Aceh.

Keberadaan Kopi Aceh yang diketahui sebagai salah satu kopi terbaik di dunia membuat Minyeuk Pret mengolahnya menjadi bentuk parfum yang elegan dan maskulin. Saya penasaran dengan hasilnya.

Sementara itu, dua jenis bunga ikonik menjadi kebanggaan tersendiri bagi Aceh yaitu Seulanga dan Meulu. Mengubahnya dalam bentuk wewangian siap pakai dengan menyebarkan kelembutan dan kesegaran.

Dibalik kemasan botol yang mungil ini tersimpan identitas Aceh yang sangat kuat. Dimulai dari pemilihan nama parfum itu sendiri menggunakan Bahasa Aceh dan pilihan aroma yang merupakan sesuatu yang ikonik dari Aceh yaitu kopi, Seulanga dan Meulu.






Ada dua cara untuk membeli Minyeuk Pret.

Pertama, beli langsung di toko fisiknya yang beralamat pada :

Jl. Wedana No.104, Lam Ara, Banda Raya, Banda Aceh
08116891900


Kedua, beli secara online melalui situs MinyeukPret.com. Berbelanja online pun sangat mudah dengan beberapa langkah.

1. Pilih varian parfum yang diinginkan dengan menekan tombol "Beli Sekarang".

Minyak Pret Sebagai Produk Unggulan Aceh
2. Kemudian akan diarahkan ke halaman Checkout terlebih dahulu untuk memastikan pesanan yang dipesan. Setelah itu, isi alamat pengiriman dengan lengkap, kemudian pilih "Place Order".



3. Berikutnya akan diarahkan ke halaman transfer.


4. Setelah lakukan transfer pembayaran, maka isi halaman konfirmasi. Selesai.



Kesimpulan

Minyeuk Pret hadir sebagai produk unggulan Aceh dengan menawarkan produk parfum bearoma kedaerahan yaitu kopi, Seulanga dan Meulu.

Parfum dalam kemasan botol ini bisa menjadi salah satu identitas Aceh untuk Indonesia bahkan dunia.
Minyak Pret Sebagai Produk Unggulan Aceh
Seulanga dalam genggaman tangan, saya ingin mencoba Coffee dan Meulu.
***


12 comments :

  1. Mau coba bagaimana aromanya ni, Awal 😀

    ReplyDelete
  2. Baca tulisan ini jadi pengen mencoba parfumnya, mas :)

    ReplyDelete
  3. wah dulu pernah kepikiran pingin punya aroma badan kopi, ternyata ini udah jadi kenyataan aja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. agak unik dengan aroma kopi, nanti orag2 pada pengen nyeruput, haha

      Delete
  4. wah jauh Aceh, ongkirnya bisa kena mahal kalo sampe ke bekasi :)

    ReplyDelete
  5. Minyak Pret menhadirkan kembali kosa kata yang sudah lama tidak terpakai dalam sebuah brand produk. Luar biasa, keren deh!

    ReplyDelete
  6. wadahnya nampak elegan ya..Aceh Wilayah Ujung barat Indonesia pingin sekali bisa menjejak ke sana. Logat bahasanya juga terdengar unik ditelinga

    ReplyDelete
  7. mantap farfumnya ya dari tampilannya

    ReplyDelete
  8. Bagus ini UKM-nya uda melek internet, jadi paham memajukannya usahanya

    ReplyDelete
  9. yang Seulanga sama kopi menarik juga kayaknya tuh aroma nya

    ReplyDelete