Thursday, August 10, 2017

Review Yi Action Camera

Saya termasuk telat memiliki Yi Action Camera ini, padahal sudah dirilis sejak tahun 2015. Malahan sekarang sudah ada generasi penerusnya yaitu, Yi 4K, Yi 4K+, Yi Lite dan Yi Handheld Gimbal. Sebenarnya sejak awal kemunculan di tanah air, saya pengen beli kamera Yi, tapi belum tau akan digunakan untuk apa. Khawatir mubajir karena saya tidak mahir membuat video.

But finally, saya beli Yi Action Camera second tanggal 26 Juli 2017, berbekal situs jual beli barang bekas. Saya beli dengan harga Rp 1juta untuk Yi Action Camera travel edition, so lengkap dengan waterproof, tongsis, dan mini tripodnya. FYI, jika beli dalam kondisi baru harga yang ditawarkan Rp 1,4juta.

Kata penjualnya, kamera tersebut baru digunakan sebanyak 2 kali dan dibeli tahun 2016. Saya diberi semuanya lengkap dengan box original, garansi dan buku panduan.

Mengapa memilih Yi Action Camera ?
Yi Action Camera bisa dijadikan pilihan untuk ukuran budget bersahabat. Hasil dari kamera Yi bagus, bisa dipakai disegala kondisi dengan waterproof case-nya. Saya memilih Yi Camera karena dua alasan ini.

Ditambah lagi kamera Yi termasuk salah satu yang direkomendasi oleh kamera reviewer untuk pembuatan vlog. So, fix saya beli kamera keluaran Xiaomi ini.

Sekarang sudah tau Yi Action Camera untuk apa? 
Saya beli kamera Yi semata-mata agar ada  bahan untuk postingan blog ini. Sudah lama saya tidak ngepost, jadi solusi satu-satu-nya beli sesuatu yang baru untuk direview. Horaaangg kayaahhh.


Eh, bukan...bukan itu alasannya.

Saya sedang menyiapkan blog lainnya yang membutuhkan kamera untuk membuat video. Semacam vlog review *padahal saya ga tau apa-apa soal bikin video 😂. Semoga blog saya yang itu bisa sukses hingga termonitize dengan baik dan sempurna. Yang satu itu punya niche dan kebetulan saya hobi melakukannya, jadi sekalian ditulis dan membuat blognya. Akun, template, blog, dan domainnya sudah selesai, tinggal ngepost saja.

Review dan Spesifikasi Yi Action Camera
Ketika beli, saya diberi 3 box yang terdiri dari box kamera n tongsis, box waterproof, dan box tripod mini.





Saya buka satu per satu box ini dan beginilah isinya.


Box Kamera
Terdiri dari kamera, tongsis, remote, kabel data, buku panduan dan garansi.

Isi box



Saya dapat kamera yang warna hitam. Bentuknya persis seperti kamera berukuran mini tanpa layar dengan 2 tombol yang terdapat di bagian atas dan depan.

Pada bagian belakang ada 2 soket/penutup. Tempat batrai dan soket usb, memory card n charging port.

Pemakaian kamera ini dibarengi dengan aplikasinya Yi Action yang dapat di download di google play store. Segala setting-an kamera terdapat pada aplikasi ini.

Untuk menghubungkan kamera dan aplikasi Yi, terlebih dahulu mengaktifkan wifi kamera lalu membuka aplikasi Yi, terakhir tinggal disandingkan. Saat pertama kali terhubung akan meminta password.

Penampakan kamera Yi




Tongsis ini rasa premium. Terasa saat genggaman pertama pada handler-nya. Awalnya itu saya bingung menggunakan tongsis ini, pasalnya berbeda dari tongis kebanyakan yang bisa dipanjang dan pendekkan seketika. Nah, pada tongis kamera Yi ini, setiap ruasnya harus di-lock agar kokoh ketika dipanjangkan.

Tongsis





Berikutnya remote bluthooth ini digunakan untuk mengontrol kamera jarak jauh. Eh, btw ini pengganti aplikasi Yi yang ada di smartphone yang dapat ditempel ditongsis seperti foto dibawah ini. Ada tombol shutter dan tombol daya/mode.

Remote dan dipasang pada tongsis


Box waterproof
Terdiri dari waterproof.

Penampakan waterproof merk wani


Box Tripo mini
Yang terakhir bukan box, tapi kemasan biasa dengan isi-an tripod yang masih perawan, hehehe.. Belum pernah digunakan, eh kemasannya belum dibuka! Demi review, bungkusan ini saya buka untuk melihat bagaimana penampakan mini tripod bermekr Takara ini.






Aplikasi Kamera Yi
Aplikasi ini tersedia di google play store dengan nama Kamera Yi. Ikonnya berbentuk kamera berwarna hijau.

Saat menggunakan aplikasi ini pastikan Wifi kamera Yi sudah menyala. Buka aplikasi Kamera Yi, akan tampil jenis kamera, lalu pilih yang sesuai dengan kamera kamu. Setelah dipilih dan terkoneksi, maka akan muncul tampilan kamera, yang seolah-olah smartphone kamu adalah layar kamera tersebut.

Tidak sebatas pengaturan kamera saja, ternyata aplikasi ini dilengkapi dengan login akun dan terdapat semacam sosial media khusus pengguna kamera Yi. Setiap orang yang memiliki akun dapat mengupload hasil rekaman atau foto. Bahkan setiap post tersedia kolom komentar untuk pengguna lainnya.


Hasil Kamera Yi
Nah, nanti saya upload setelah bikin video yaaaa


1 komentar

click to leave a comment!

August 10, 2017 at 4:20 PM Delete comments

Selamat atas kebelinya kamera baru,, mudah - mudahan bisa bermanfaat buat menjalankan ide ngeblognya

Reply
avatar