Home » , » Cara Menghemat Gaji Untuk Pekerja Pemula

Cara Menghemat Gaji Untuk Pekerja Pemula

Posted by SabdaAwal.com on Thursday, June 11, 2015

Cara Menghemat Gaji Untuk Pekerja Pemula,- Pekerja pemula adalah mereka yang baru saja terjun di dunia kerja. Pekerja pemula adalah mereka yang rentan boros soal gaji. Selain faktor kemampuan yang minim dalam memanage gaji, efek "gaji pertama" selama beberapa bulan bahkan sampai setahun membuat mereka doyan menghamburkan uang.

Saat ini saya belum merumuskan apa sebenernya pekerja pemula itu? *eseeeh dikira-kira saja ya. Saya sudah berkerja selama 1 tahun 8 bulan dengan perkerjaan dan gaji tetap. Saya sendiri masih menggolongkan diri sebagai pekerja pemula. Alasannya, masa kerja yang masih seumur jagung. Untuk faktor usia yang sekarang otw 22 tahun, ngga terlalu berpengaruh dengan keuangan saya. Walaupun diluar sana berkembang pandangan jika masih muda hasrat konsumtif itu besar sekali. Beli barang yang ngga penting, sampai yang sangat ngga penting. Hehehe.

Sekarang saya sukses menghemat, lalu menabung sisa gaji saya. Dari itu, saya akan share cara saya dalam menghemat gaji. Sukses ngga-nya dalam menjalankan tips ini, tergantung sejauh apa keseriusan dalam menjalaninya. Banyak tips yang berbeda di internet, kita tinggal memilih yang sesuai saja.

Cuma ada 3 langkah yang saya lakukan, yaitu :

Hitung Estimasi Pengeluaran Sebulan
Dimana-mana penghasilan lebih besar dari pengeluaran, kalau sebaliknya disebut dengan ngutang *iya tabungan minus. Dari itu penting membuat estimasi pengeluaran selama sebulan. Buat aja list-nya dikertas, biaya sewa tempat tinggal, pakaian, makanan, transportasi, dan lain-lain.

Dalam membuat perhitungan, kita harus memisahkan kebutuhkan primer dan sekunder. Bedakan pula mana barang/jasa yang dibutuhkan atau diingankan.
Cara Menghemat Gaji Untuk Pekerja Pemula
Hitung biaya bulanan
Primer : sewa, makanan, transportasi, pulsa dan jodoh *ops, yang terakhir abaikan. Bayangkan kalau ngga bayar sewa, kita mau tinggal dimana? Ngga makan? dan seterusnya. Maka kebutuhan ini dikategorikan sebagai primer.

Sekunder : dikategorikan barang/jasa yang dikonsumsi untuk frekuensi 1-2 kali dalam sebulan. Misal, pakaian, buku bacaan, ngirim ke orangtua, makan di tempat mewah dan sebagainya.

Alokasikan juga untuk biaya tak terduga.

Hitung jumlahnya dengan benar dan sedetail mungkin. Nah, jika sudah, tinggal dihitung selisih antara penghasilan dan pengeluaran.
Penghasilan - Pengeluaran = Selisih

Ngga berhenti sampai disini lho, langkah ke 2 adalah step yang paling krusial

2 Rekening Bank
Kebetulan gaji saya dikirim via rekening. Bagaimana dengan gaji kamu? Masih tunaikah? Atau ditransfer? Saya anggap gaji kita sama-sama ditransfer.

Buka 1 rekening bank lagi! Rekening ini akan kita gunakan untuk menabung. Jadi, ketika kita menerima gaji,  Selisih langsung ditabung. Langsung! Jangan ditunggu-tunggu. Rekening tabungan ini ngga boleh diganggu gugat untuk alasan konsumsi kecuali alasan darurat.
Buka 2 rekening bank
Mengabil Uang Perminggu
Misalkan pengeluaran sebulan adalah Rp 2.000.000,- dibagi 4 minggu. Jadi, dalam seminggu kita ngambil uang di ATM Rp 500.000 saja. Jangan langsung diambil 2 jeti-nya. Nanti kita jadi boros~

Biasanya biaya yang saya tarik untuk seminggu itu bersisa. Nah, yang sisa saya gunakan sampai habis hingga hari di minggu berikutnya, setelah itu baru ambil Rp 500.000 lagi. Secara ngga sadar, saya bisa jadi hemat. Tepat dalam pengambilan yang ke-4, uang saya masih bersisa beberapa ratus ribu lagi yang bisa digunakan untuk hari di bulan berikutnya.

Tips-nya sudah selesai.

Anak muda memang rentan berlaku boros. Bahkan, mereka berpikir,"Ngga apa-apa kalau gajiku dihabiskan, nanti setelah umur sekian baru mulai menabung," Ini pola pikir yang salah. Giliran udah umur sekian ngga bisa nabung *hadeuuh. Seharusnya sejak muda kita udah bisa mengatur keuangan dan berinventasi agar dihari tua dapat menikmati hasilnya.

Nah, semoga tulisan cara menghemat gaji ini bermanfaat untuk kita. Selamat menjalankan tips ^_^.

Thanks for reading & sharing SabdaAwal.com

Previous
« Prev Post

9 komentar:

  1. satu pikiran :D saya juga menerapkan hal yang sama dalam mengelola gaji dan saving money. punya dua rekening juga, jadi begitu gajian langsung ditransfer ke rekening khusus buat biaya nikah *uups* hahaha.. becandaa.. rekening buat nabung. tapi memang saya suka berlebihan narik uang di atm sih. jd rekening satu lagi sengaja ga pake kartu atm biar ribet ngambilnya musti ke bank. terima kasih tipsnya, mungkin saya akan terapkan yg bagian ngambil duit bertahap di atm :)

    ReplyDelete
  2. belum kerja dan belum punya gaji .-.
    tapi bagus juga buat mahasiswa yang rada boros pake jajan dari ortu :p

    ReplyDelete
  3. Aiiiihhhh, Aku boros sekali sampai saat ini -_-
    boleh dicoba deh bang, bikin dua rekening yak :p

    ReplyDelete
  4. Setuju gan! Terutama pada bagian pembuatan rekening yang terpisah. Sama persis sama yang udah ane lakukan

    ReplyDelete
  5. penting banget tu berhitung, itu bagian dari perencanaan keuangan, uang kalau nggak direncanain bakal keluar seperti tanpa bekas... :)

    ReplyDelete
  6. mantap ni Tipsnya mas,,, perlu ane coba juga,, buka 5 rekening,, lahh,, hahhaha

    ReplyDelete
  7. mmmm saya udah pernah memetakan pengeluaran, tetep aja besar pasak daripada tiang, harus insaf beneran kalo megang uang hehe

    ReplyDelete